General

CEK LOUIS VUITTON ASLI ATAU PALSU CEK LOUIS VUITTON ASLI ATAU PALSU

CEK LOUIS VUITTON ASLI ATAU PALSU – menjualkan harga banting atau boleh disebut harga di bawa dari harga asli,pada dasarnya berasal dari prancis ( LOUIS VUITTON )

Bisnis, JAKARTA – Memiliki tas atau fashion branded alias bermerek menunjukkan status sosial pemiliknya. Namun, di luar sana, tak sedikit oknum yang terus mencoba mengambil keuntungan dari pembeli yang mencari barang-barang mewah. Para oknum tak sungkan meniru dan menggunakan logo dari merek ternama.

Louis Vuitton, yang sering disingkat LV, adalah salah satu merek mewah Prancis yang paling terkenal. Tas dan aksesori kulitnya identik dengan gaya dan kualitas.Namun, produk LV sering ditiru oleh oknum-oknum pemburu keuntungan. Jadi, agar Anda tidak menjadi korban para peniru, berikut cara terbaik untuk memastikan barang yang Anda beli asli atau palsu,

-Periksa jahitannya

Jumlah jahitan, kualitas, keselarasan, dan warna jahitan semuanya dapat menunjukkan apakah itu tas asli atau palsu.Meskipun tas LV asli terkadang tidak memiliki jahitan yang sempurna, tas tersebut akan selalu dibuat dengan baik. Jumlah jahitan harus selalu mencerminkan satu sama lain pada bagian tas yang simetris.Untuk tas tertentu, para ahli dapat menghitung jumlah jahitan yang tepat di tempat tertentu dan mengetahui apakah itu tas asli.

-Lihat stempelnya

Di semua tas LV asli ada stempel yang berfungsi sebagai tanda otentikasi. Tidak seperti Chanel, yang memiliki kartu keaslian yang disertakan dengan pembelian, stempel ini ditempatkan di bagian dalam tas.Untuk waktu yang lama, stempel ini ditandai sebagai “Louis Vuitton Paris” tetapi karena tas tersebut sekarang dibuat di negara lain, Anda dapat menemukan stempel dengan tambahan kata Spanyol, Amerika, dan negara lainnya.

BACA JUGA : Memainkan Judi Poker Online dengan Fitur Terbaik

-lihat cap tanggalnya

Sama dengan stempel di dalam tas, Anda dapat menggunakan kode tanggal LV untuk melihat apakah itu asli. Huruf-huruf itu mewakili negara tempat mereka dibuat sementara empat angka mewakili kapan mereka dibuat. Ini berfungsi sebagai nomor model.

Pada tas yang berasal dari tahun 2007 hingga 2021, angka pertama dan ketiga mewakili minggu dalam tahun pembuatannya. Angka kedua dan keempat mewakili tahun pembuatannya.

Fakta Tentang Tas Louis Vuitton Touchscreen – LV tidak pernah kehabisan cara untuk berinovasi dalam mengembangkan produknya. Salah satu produk LV yang sedang viral adalah tas OLED atau touchscreen yang dapat di sentuh . Tas dengan teknologi canggih tersebut diusung oleh fashion brand ternama Louis Vuitton (LV). Penasaran dengan tas “dari masa depan” tersebut? Berikut fakta-faktanya!

1. Masih dalam bentuk prototipe

Tas OLED LV masih belum dirilis secara resmi karena dalam tahap pengembangan. Desain yang digunakan sangat khas, yaitu berwarna cokelat dengan corak LV yang menghiasinya. Prototipe tersebut dipamerkan pada peragaan Cruise 2020 di New York, Amerika Serikat.

Fakta Tentang Tas Louis Vuitton Touchscreen

2. Ada dua macam desain tas yang dipamerkan

Sejauh ini LV menunjukkan dua macam desain dari tas OLED tersebut. Yang pertama adalah bucket bag yang memiliki satu layar di masing-masing sisi. Desain kedua adalah hand bag dengan dua layar yang sejajar.

3. Dijuluki “Canvas of the Future”

Untuk pertama kalinya Louis Vuitton memperkenalkan tas yang berbeda dari yang biasa mereka buat. Dijuluki “Canvas of the Future” karena tas tersebut merupakan penggabungan antara “kerajinan” dan teknologi.

4. Layar tas menampilkan gambar bergerak

Saat dipamerkan, layar full-color melengkung tersebut memperlihatkan gambar bergerak dari sebuah kota. Gambar memiliki warna meriah dan kontras yang tinggi. Layar tersebut memiliki resolusi sebesar 1920 x 1440. Selain itu dikabarkan bahwa LV menggunakan fitur layar sentuh untuk layar tersebut.

5. Louis Vuitton bekerja sama dengan Royole

Royole adalah perusahaan startup asal China yang pertama kali merilis smartphone dengan layar yang bisa dilipat. Perusahaan tersebut yang memasok layar untuk tas futuristik LV. Royole ternyata pernah membuat inovasi serupa, yaitu tas yang memiliki layar.

Baca Juga :Cara Mudah untuk Membedakan Louis Vuitton Asli dan Palsu

6. Louis Vuitton belum memberikan informasi lebih mengenai tas tersebut

Publik masih belum mengetahui detail informasi dari tas yang baru berupa prototipe tersebut. Baik terkait dengan kapan diluncurkan ke pasar, bagaimana cara mengoperasikan layar, terlebih lagi harganya.

7. Prediksinya, layar tersebut dapat dioperasikan secara interaktif

Karena menggunakan fitur layar sentuh, banyak yang memprediksi bahwa layar yang tersemat bukan sekadar hiasan. Pengguna kemungkinan dapat mengganti-ganti tampilannya.

Wanita dari Indonesia Curi Tas LV – Mungkin anda sudah pernah membaca artikel serupa atau sejenis,tapi artikel ini berbeda karena sudah kami ambil dari sumber terpercaya , berikut wanita dari Indonesia yang mencuri tas lv dan ditangakp di Melbourne.

Seorang perempuan Indonesia dilaporkan mencuri dua tas merek Louis Vuitton di sebuah kawasan di Melbourne, Australia, pada 19 Mei sekitar pukul 12.50 waktu setempat.

Berdasarkan rilis yang dikeluarkan oleh Kepolisian Victoria, perempuan yang belum diidentifikasi namanya oleh kepolisian lokal itu kemudian ditangkap di Bandara Internasional Melbourne sebelum melarikan diri ke Indonesia pada Minggu (7/6).

Bagi anda bagi para pecinta permainan judi slot online dapat memainkan permainan judi slot online di situs slot terpercaya seperti Situs Joker123

Wanita dari Indonesia Curi Tas LV 

1. WNI berusia 21 tahun itu mengelabui karyawan toko

Perempuan yang berumur 21 tahun tersebut mengunjungi toko Louis Vuitton di kawasan Southbank. Menurut keterangan polisi, ia awalnya mengaku ingin melihat-lihat tas tangan.

Kemudian, ia mengatakan kepada karyawan toko bahwa dirinya mau mencoba beberapa pasang sepatu. Saat si karyawan sedang mencarikan sepatu-sepatu yang diminta di dalam ruang penyimpangan, perempuan tersebut disebut sukses menyembunyikan dua tas, lalu meninggalkan lokasi.

Baca Juga:Fakta Tas OLED Louis Vuitton Touchscreen

2. Harga tas curian lebih dari Rp100 juta

Dua tas yang dicuri itu diestimasi seharga Rp107 juta. Selain itu, ia juga dituduh telah mencuri pakaian-pakaian dan aksesoris bermerek lainnya yang diperkirakan seharga Rp486,5 juta. Barang-barang tersebut berhasil ditemukan di tempat tinggalnya yang digeledah polisi setelah mendapatkan surat izin pengadilan.

Namun, polisi tidak mengungkap di mana, kapan dan bagaimana barang-barang tersebut berhasil dicuri. Polisi juga tidak menyebutkan apakah perempuan tersebut bekerja atau memiliki urusan lain di Australia.

3. Persidangan akan digelar pada 2 Oktober

Saat ini, perempuan itu telah dikenai pasal pencurian dan menyimpan barang-barang curian. Akan tetapi, polisi tidak menahannya karena ia telah membayar uang jaminan. Meski begitu, kasus terus berlanjut dan mewajibkannya menghadiri persidangan pertama pada 2 Oktober mendatang.